Jumat, 26 Mei 2017

Tugas 3

Materi ke-2 Model & Pengembangan Standar IEEE

IEEE adalah organisasi internasional, beranggotakan para insinyur, dengan tujuan untuk mengembangan teknologi untuk meningkatkan harkat kemanusiaan. Sebelumnya IEEE merupakan kepanjangan dari  Institute of Electrical and Electronics Engineers. Namun kini kepanjangan itu tak lagi digunakan, sehingga organisasi ini memiliki nama resmi IEEE saja.
IEEE merupakan sebuah organisasi profesi nirlaba yang terdiri dari banyak ahli di bidang teknik yang mempromosikan pengembangan standar-standar dan bertindak sebagai pihak yang mempercepat teknologi-teknologi baru dalam semua aspek dalam industri dan rekayasa engineering  yang mencakup telekomunikasi, jaringan komputer, kelistrikan, antariksa, dan elektronika.
IEEE Standard Association memiliki beberapa program yaitu Industry Connections program, Corporate Program International Program, GET Program, Arc Flash, dan NESC. Setiap tahun, IEEE-SA melakukan lebih dari 200 suara standar, suatu proses dimana standar yang diusulkan pada saat memilih untuk keandalan teknis dan kesehatan. Pada tahun 2005, IEEE telah dekat dengan 900 standar aktif, dengan 500 standar dalam pengembangan. Salah satu yang lebih penting adalah IEEE 802 LAN / MAN kelompok standar, dengan standar jaringan komputer digunakan secara luas untuk keduanya (kabel ethernet) dan jaringan nirkabel (IEEE 802.11). Proses pembangunan IEEE standar dapat dipecah melalui tujuh langkah dasar yaitu:

1.    Mengamankan Sponsor
2.    Meminta Otorisasi Proyek
3.    Perakitan Kelompok Kerja,
4.    Penyusunan Standard
5.    Pemungutan suara
6.    Review Komite
7.    Final Vote

 Indonesia Section memiliki beberapa chapter, yaitu:
1.    Chapter Masyarakat Komunikasi (Communications Society Chapter)
2.    Chapter Masyarakat Sistem dan Sirkuit (Circuits and Systems Society Chapter)
3.    Chapter Teknologi Bidang Kesehatan dan Biologi (Engineering in Medicine and Biology Chapter)
4.    Chapter Gabungan untuk Masyarakat Pendidikan, Masyarakat Peralatan Elektron, Masyarakat Elektronik Listrik, dan Masyarakat Pemroses Sinyal (Join Chapter of Education Society, Electron Devices Society, Power Electronics Society, Signal Processing Society)
5.    Chapter Gabungan MTT/AP-S (Joint chapter MTT/AP-S)yang didalam nya mencakup delapan Prinsip sebagai berikut:
1)   PUBLIC – Software engineers shall act consistently with the public interest.
2)   CLIENT AND EMPLOYER – Software engineers shall act in a manner that is in the best interests of their client and employer consistent with the public interest.
3)   PRODUCT – Software engineers shall ensure that their products and related modifications meet the highest professional standards possible.
4)   JUDGMENT – Software engineers shall maintain integrity and independence in their professional judgment.
5)   MANAGEMENT – Software engineering managers and leaders shall subscribe to and promote an ethical approach to the management of software development and maintenance.
6)   PROFESSION – Software engineers shall advance the integrity and reputation of the profession consistent with the public interest.
7)   COLLEAGUES – Software engineers shall be fair to and supportive of their colleagues.
8)    SELF – Software engineers shall participate in lifelong learning regarding the practice of their profession and shall promote an ethical approach to the practice of the profession.

Sumber :

Materi Bagian 1 >> http://ahmad-jazuli-22.blogspot.co.id/2017/05/model-pengembangan-standar-profesi-acm.html

Materi Bagian 3 >> http://jodiedua.blogspot.co.id/2017/05/jenis-jenis-profesi-di-bidang-ti-dan.html












Selasa, 02 Mei 2017

Tugas 2


Materi bagian ke 2

UNDANG-UNDANG TENTANG HAK CIPTA.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal  1

Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:

1. Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasanpembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 2. Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersamasama yang atas inspirasinya melahirkan suatu Ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang dituangkan ke dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.

 3. Ciptaan adalah hasil setiap karya Pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni, atau sastra.

4. Pemegang Hak Cipta adalah Pencipta sebagai Pemilik Hak Cipta, atau pihak yang menerima hak tersebut dari Pencipta, atau pihak lain yang menerima lebih lanjut  hak dari pihak yang menerima hak tersebut.

5. Pengumuman adalah pembacaan, penyiaran, pameran, penjualan, pengedaran, atau penyebaran suatu Ciptaan dengan menggunakan alat apa pun, termasuk media internet, atau melakukan dengan cara apa pun sehingga suatu Ciptaan dapat dibaca, didengar, atau dilihat orang lain.

6. Perbanyakan adalah penambahan jumlah sesuatu Ciptaan, baik secara keseluruhan maupun bagian yang sangat substansial dengan menggunakan bahan-bahan yang sama ataupun tidak sama, termasuk mengalihwujudkan secara permanen atau temporer.

7. Potret adalah gambar dari wajah orang yang digambarkan, baik bersama bagian tubuh lainnya ataupun tidak, yang diciptakan dengan cara dan alat apa pun.

8. Program Komputer adalah sekumpulan instruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode, skema, ataupun bentuk lain, yang apabila   digabungkan    dengan     media     yang    dapat   dibaca dengan komputer akan mampu membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi-fungsi khusus atau untuk mencapai hasil yang khusus, termasuk persiapan dalam merancang instruksi-instruksi tersebut.

9. Hak Terkait adalah  hak yang berkaitan dengan Hak Cipta, yaitu hak eksklusif bagi Pelaku untuk memperbanyak atau menyiarkan pertunjukannya; bagi Produser Rekaman Suara untuk memperbanyak atau menyewakan karya rekaman suara atau rekaman bunyinya; dan bagi Lembaga Penyiaran untuk membuat, memperbanyak, atau menyiarkan karya siarannya.

10.Pelaku adalah aktor, penyanyi, pemusik, penari, atau mereka yang menampilkan, memperagakan, mempertunjukkan, menyanyikan, menyampaikan, mendeklamasikan, atau memainkan suatu karya musik, drama, tari, sastra, folklor, atau karya seni lainnya.

11.Produser Rekaman Suara adalah orang atau badan hukum yang pertama kali merekam dan memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan perekaman suara atau perekaman bunyi, baik perekaman dari suatu pertunjukan maupun perekaman suara atau perekaman bunyi lainnya.

12.Lembaga Penyiaran adalah organisasi penyelenggara siaran yang berbentuk badan hukum, yang melakukan penyiaran atas suatu karya siaran dengan menggunakan transmisi dengan atau tanpa kabel atau melalui sistem elektromagnetik.

13.Permohonan adalah Permohonan pendaftaran Ciptaan yang diajukan oleh pemohon kepada Direktorat Jenderal.

14.Lisensi adalah izin yang diberikan oleh Pemegang Hak Cipta atau Pemegang Hak Terkait kepada pihak lain untuk mengumumkan dan/atau memperbanyak Ciptaannya atau produk Hak Terkaitnya dengan persyaratan tertentu.

15.Kuasa adalah konsultan Hak Kekayaan Intelektual sebagaimana diatur dalam ketentuan Undang-undang ini.

16.Menteri adalah Menteri yang membawahkan departemen yang salah satu lingkup tugas dan tanggung jawabnya meliputi pembinaan di bidang Hak Kekayaan Intelektual, termasuk Hak Cipta.

17.Direktorat Jenderal adalah Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual yang berada di bawah departemen yang dipimpin oleh Menteri.




Keterhubungannya dengan Etika dan Profesionalisme : hak cipta ini erat hubungannya dengan etika profesionalisme, karena di dalam hak cipta di atur berbagai aturan dalam hal profesionlisme untuk melindungi hak-hak dari pencipta akan segala hal ciptaannya agar tidak di duplikasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Prev Materi http://ahmad-jazuli-22.blogspot.co.id/2017/04/hak-cipta-di-indonesia-amerika-dan.html
next Materi http://jodiedua.blogspot.co.id/2017/05/uu-no36-tahun-1999-tentang.html

Jumat, 28 April 2017

Rangkuman Paper

Sistem Informasi Geografis

Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan unuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi bereferensi geografis. Komponen kunci dalam SIG adalah sistem komputer, data geospatial (data atribut) dan pengguna.
Jenis Data Masukan Sistem Informasi Geografis terdapat 2 jenis data, yaitu:

1. Data Spasial
Merupakan data yang memuat tentang lokasi suatu objek dalam peta berdasarkan posisi geografis objek tersebut di atas bumi dengan menggunakan sistem koordinat.

2. Data Non-Spasial
Data ini merupakan data yang memuat karakteristik atau keterangan dari suatu objek yang terdapat dalam peta yang sama sekali tidak berkaitan dengan posisi geografi objek tertentu.

Pengumpulan Data Spasial dan Non Spasial
Pengumpulan untuk data Spasialnya didaptkan dari peta sebuah lokasi yang sudah tersedia data-datanya. Sedangkan data non-Spasialnya di dapatkan melalui media internet dan pustaka.
A. Data Spasial
1.      Layer Kota
2.      Layer Jalan
3.      Layer Titik

B. Data Non-spasial
1.    Data Kota
2.    Data Jalan
3.    Data Rumah Sakit



Sumber Paper : Sistem Informasi Geografis Rumah Sakit Berbasis Web Ricky Agus Tjiptanata ,Widiastuti, Mufi Widyanti

Minggu, 05 Maret 2017

Materi ke 2

Profesi dan Profesionalisme

Profesi
Profesi adalah suatu kumpulan atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari perannya yang khusus di masyarakat. SCHEIN, E.H (1962) 
Perofesi menyatakan bahwa ia mengetahui lebih baik dari kliennya tentang apa yang diderita atau terjadi pada kliennya. HUGHES, E.C (1963) 
Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (ketrampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu. Dalam KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA
Profesi adalah suatu pekerjaan yang dikerjakan sebagai sarana untuk mencari nafkah hidup sekaligus sebagai sarana untuk mengabdi kepada kepentingan orang lain (orang banyak) yang harus diiringi pula dengan keahlian, ketrampilan, profesionalisme, dan tanggung jawab. SITI NAFSIAH 
Profesi merupakan pekerjaan, dapat juga berwujud sebagai jabatan di dalam suatu hierarki birokrasi, yang menuntut keahlian tertentu serta memiliki etika khusus untuk jabatan tersebut serta pelayananbaku terhadap masyarakat. DONI KOESOEMA A 
Jadi, secara garis besar profesi adalah suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya. Biasanya kata “profesi” selalu dikaitkan dengan pekerjaan atau jabatan yang dipegang oleh seseorang, akan tetapi tidak semua pekerjaan atau jabatan dapat disebut profesi karena profesi menuntut keahlian.

Sebelum masuk pada profesionalisme kita harus tahu terlebih dahulu apa itu professional, berikut penjelasn mengenai professional menurut para ahli :

Profesional
Profesional adalah orang yang berdisiplin dan menjadi "kerasan" dalam pekerjaannya. AHOLIAB WATLOLY
Profesional merupakan sikap yang mengacu pada peningkatan kualitas profesi. OERIP S. POERWOPOESPITO
Profesional merupakan suatu tuntutan bagi seseorang yang sedang mengemban amanahnya agar mendapatkan proses dan hasil yang optimal. LISA ANGGRAENY
Profesional merupakan bagian dari proses, fokus kepada output, dan berorientasi ke customer. BUDY PURNAWANTO
Profesional adalah seorang yang benar-benar ahli di bidangnya dan mengandalkan keahliannya tersebut sebagai mata pencahariannya. HARY SUWANDA
Jadi , seseorang harus mampu bersikap profesional. Profesional tidak hanya berarti ahli saja. Namun selain memiliki keahlian juga harus bekerja pada bidang yang sesuai dengan keahlian yang dimilikinya tersebut. Seorang profesional tidak akan pernah berhenti menekuni bidang keahlian yang dimiliki.

Setelah kita mengetahui apa itu profesional baru kita berikutnya uraikan apa itu profesionalisme :

Profesionalisme 
Profesionalisme merupakan "roh" yang menggerakkan, mendorong, mendinamisasi dan membentengi TNO dari tendensi penyimpangan serta penyalahgunaannya baik secara internal maupun eksternal. KIKI SYAHNARKI
Profesionalisme merupakan kemampuan untuk memasuki ajang kompetisi sebagai antisipasi menghadapi globalisasi. ONNY S. PRIJONO 
Profesionalisme memiliki arti lapangan kerja tertentu yang diduduki oleh orang - orang yang memiliki kemampuan tertentu pula. PAMUDJI, 1985 
Jadi, Profesionalisme merupakan komitmen dari suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. “Profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.

Ciri-ciri Profesional
Adapun ciri ciri dari profesional yang diantaranya sebagaimana di bagian bawah ini:
a.    Yang pertama, Memiliki kemampuan dan pengetahuan yang tinggi.
b.    Yang kedua, Memiliki kode etik.
c.    Yang ketiga, Memiliki tanggung jawab profesi serta integritas yang tinggi.
d.    Yang keempat, Memiliki jiwa pengabdian kepada masyarakat.
e.    Yang kelima, Memiliki kemampuan yang baik dalam perencanaan program kerja.
f.     Yang kelima, Menjadi anggota organisasi dari profesinya.

Kode Etik Profesional
Kode etik profesi merupakan sarana untuk membantu para pelaksana sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi.
Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsif profesionalitas.
Kode etik profesi merupakan sarana control sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.
Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.

Sumber Materi :




Cerita Jalanan

Ini cerita baru terjadi tadi sore, awal cerita hari itu hari sabtu, gue pun ngajak pacar gue jalan buat malalm mingguan. Kaya biasa gue jemput pacar gue di rumahnya gajauh dari rumah gue. Pas udah sampe rumah pacar gue dia ngajak jalan ke MetMall cileungsi, udah deh kita langsung OTW.
Pas baru sampe setengah perjalanan gue dan pacar gue kena macet, maklum jam pulang kerja dan udah biasa tiap hari juga macet panjang banget. Mobil-mobil transformer pun berjejeran, gue dan para biker langsung dong pada ambil kanan, karena biasaya juga gitu malah kadang angkot juga gitu. Singkat cerita gua udah di jalur kanan di samping para transformer yang lagi kena macet, ya gue juga sadar diri gua ga ngebut jaga-jaga ada motor lain masuk dari kiri. Ehh pas baru beberapa menit tiba-tiba ada ibu- ibu nyebrang dari kiri kekanan kaga nengok-nengok serasa jalan milik sendri, dan akhirnya gue kaget ibu-ibu itu pun kesenggol sama si Putih kesayangan gue. Untungnya gue juga lagi pelan jd masih bisa nahan jadi gua ga jatoh Cuma ibu- ibu itu doang yang jatoh. Gue pun berenti dong takut nya kenapa-kenapa tuh ibu walau bukan salah gue. Ibu-ibu itu pun bangun terus lari kepinggir sambil manggil-mangil gue juga suruh kepinggir. Gue ikutin aja kepinggir juga, tuh ibu –ibu sibuk banget tau dah nyariiin siapa. Ga lama tuh ibu-ibu balik lagi sama bapa-bapa, entah suaminya entah tetangganya ga nanya-nanya juga ga penting.
Si bapa- bapa itu pun nyaperin gue sambin nanya “ emang gimana kejadiannya ? “ y ague jelasin aja kejadiannya gimana “ jadi gini pak, tadi itu saya di kanan dari arah sana mau kearah cileungsi, nah dari depan truk (transformer ) si ibu nyebrang ga nengok-nengok ya saya juga kan ga tau” si bapa jawab “ ohh gitu, tapi kalo gini tetep mas yang salah” gue pun dumel dalem hati “lahhhh gue ?? yang sembrangan nyebrang siapa gue yang di salain”, gua jawab ke si bapak “ ga bisa gitu dong pak orang kalo mau itung-itungan salah mah salah semua” bapa itu jawab lagi “ ya tapi tetep mas, mas ini bawa motor si ibu jalan kaki, saya juga supir jadi tau klo motor nabrak mobil aja tetep salah” dalem hati “ ett pak gimana kondisi juga kali” karena gue udah ga mau ribet mau jalan juga sama cewe gue gua jawab aja “ ya udah sekarang mau gimana ?” si bapa jawab “ yak an si ibu gini ( sambil nunjuk ibu-ibunya dan tuh ibu-ibu nunjukin lecet di tangannya) jadi paling harus di urut” si ibu ikut ngoceh “ buat urut aja ga cukup 200 ribu belum buat berobatnya “ gue dengernya juga malah jadi males ini ibu-ibu malah mau meres gue, logikanya mana ada tukang urut sampe 200 ribu paling juga 100 ribu, kecuali tuh ibu diurut sambil perawatan di salon mungkin ia ga cukup 200 ribu wkwkkwk. Gue jawab lagi dong denger tuh ibu-ibu bilang gitu “ lahh enak bener bukan salah saya ko, saya juga ga da duit segitu mah “ si bapa nimpalin lagi “ ya udah kalo gitu sakrang masa bawa si ibunya ke tukang urut sama ke klinik buat berobat, si mbak nya (pacar gue)  tinggal disini buat jaminan “ tambah gedek aja gua ngapa jadi bawa cewe gue . akhirnya gua pun manggil orang yang ada di TKP buat bantu jelasin juga biar tu bapa-bapa tau sekalian buat nengahin juga. Gue langsung aja Tanya sama tuh abang-abang “ bang masa jadi saya yang di salahin orang si ibu yang nyebrang sembarangan” si abang pun minta di jelasin ulang kronologi kejadiannya gimana, gue jelasin lagi tuh kaya yang gua jelasin ke si bapa-bapa. Si abng-abang ngomong “ kalo gitu kejadiannya mah ga ada yang salah, ga bisa saling salahin, sama-sama salah” gue ikut jawab juga abis si abang ngongong “ lah ia bang masa di bebanin ke saya semua kalo mau juga misalnya mau bae-bae nih saya bayar buat ke tukang urut si ibu buat berobatnya” ( lukanya itu cema lecet-lecet kaya abis jaoh dari sepeda doang, crma di deket siku sama di permukaan jari yang di bersihin aer anget dan kasih tetadin aja sembuh) toh ke senggolnya aja dikit doang Cuma ke dorong. Si ibu masih aja ngedumel bilang 200 ribu kaga cukup Cuma ga gua tanggepin , si bapa nanya lagi ke gua “ jadinya gimana mas ? “ gua jawab “ ya itu tadi pak kalo mau kaya gitu” si bapa nanya ke ibu yang mukanya kaga ada selow nya pisan “ gimana ? “ si ibu jawab “ ga bisa lah “ bla bla tuh ibu-ibu ngomong gua lupa jelasnya gimana intinya masih gamau setengah-setengah. Saking gue juga udah BT gara-gara mau mamingan ga jadi, terus pusing sama kesel juga sama tuh ibu-ibu, gua giniin aja “ sekarang gini dah saya ksih 100ribu buat urut kalo mau saya juga lagi ada keperluan soalnya lagi buru” ( speak dikit abis ga kelar-kelar ). Ehh tuh ibu nyaut “ buat apa 100 ribu?? ga cukup buat apa-apa” dalem hati “ lah siapa yang nyuruh tuh duit buat apa-apa orang buat ke tukang urut”. Gua ajak ngobrol si bapa nya aja “ gimana nih pak ?? kalo segitu saya ada nih ?” si bapa nanya ke si ibu2 pake kode angguk2an doang. Trus si bawa jawab “ ya udah mas “ ya udah gua ambil dong duitnya di dompet taunya duit gua di dompet ga sampe 100 ribu akhirnya minjem deh kurangnya sama pacar gue, nah tuh ibu-ibu masih aja ngedumel pas gua lagi minjem duit ke pacar gue, tiba-tiba si bapa-bapa nyeletuk “ soalnya ini kalo di urus ke kantor juga mas yang salah , pasti mas ga punya surat-surat kaya SIM dll ” lah gua sautin “ ada pa saya SIM mah, STNK juga ada KTP ada Cuma ga mau ribet saya “ tuh bapa-bapa langsung diem, dikira nya gua kaga punya SIM kali wkwkwk.
Udah dah gua kasih tuh duit 100 ribu buat si ibu ketukang urut, gua ksih ke si bapa-bapa soalnya tuh ibu-ibu masih aja merongos. Abis itu pun gua ajak salaman karena gua masih ngehargain mereka orang yang lebih tua dari pada gua, gua ajak salaman sambil bilang maaf . ya tapi itu tadi si ibu masih aja ga selow.
Dari kejadian ini pun gua bisa belajar gimana sifat orang yang punya niat baik dan orang yang mau manfaatin. Padahal kalo niat gua ga bener ngapain juga gue tungguin tuh ibu-ibu pas sibuk nyari bapa-bapa, udah aja gua pergi toh itu ibu-ibu ga kenapa-kenapa dan bukan salah gua juga. Cuma gue mau coba peduli aja hadepin masalahnya dan pengen tau mau kaya gimana sih masalahnya.
Mungkin kejadian kaya gini udah sering di alamin sama para biker lain bahkan pengendara mobil juga, jelas-jelas salah yang nyebrang, gara -gara nyebrang di tempat yang ga seharusnya , alesannya biar cepet sampe tujuan dia tapi ga peduliin orang lain. Padahal udah di sedian jebra cros, ada juga jembatan penyebrangan tapi ya itu tadi ga di manfaatin.

Sekian dulu kisah nyata kali ini, saran dari gua buat pengemudi tetap berhati dalam mengendari kendaraan dan buat pejalan kaki kalo nyebrang pikirin dulu kalo nyebrang di asal tempat tuh bahayain orang lain apa engga, keliatan ga sama pengguna jalan. Teakhir salam dari penulis amatir @kikirizki24    

Jumat, 03 Februari 2017

Middleware dan Manajemen Data

Pengertian Middleware
Middleware adalah software yang di rancang untuk mendukung pengembangan sistem tersebar dengan memungkinkan aplik asi yang sebelumnya terisolasi untuk saling berhubungan. Dengan bantuan middleware, data yang sama dapat digunakan oleh customer service, akuntansi, pengembangan, dan manajemen sesuai kebutuhan. Di sini middleware dapat berfungsi sebagai penerjemah informasi sehingga setiap aplikasi mendapatkan format data yang dapat mereka proses.

Lingkungan Komputasi Middleware
Suatu lingkungan dimana sistem komputer digunakan. Lingkungan komputasi dapat dikelompokkan menjadi empat jenis yaitu :
1.    Komputasi tradisional,
2.    Komputasi berbasis jaringan,
3.    Komputasi embedded,
4.    Komputasi grid.

Tujuan Middleware
Tujuan utama layanan middleware adalah untuk membantu memecahkan interkoneksi beberapa aplikasi dan masalah interoperabilitas. Middleware sangat dibutuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi mainframe ke aplikasi client/server dan juga untuk menyediakan komunikasi antar platform yang berbeda.

Contoh Middleware

Berikut ini merupakan contoh-contoh perangkat lunak dari middleware :

1.    Java’s :  Remote Procedure Call
2.    Object Management Group’s :  Common Object Request Broker Architecture (CORBA)
3.    Microsoft’s COM/DCOM (Component Object Model) :  Also .NET Remoting
4.    ActiveX controls (in-process COM components).

Manajemen data Telematika
Manajemen data telematika memiliki dua macam yaitu, manajemen data dari sisi client dan manajemen data dari sisi server.
  
Manajemen Data Sisi Client
Manajemen Data adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika.

Manajemen Data Sisi Server
Database server adalah program komputer yang menyediakan layanan data lainnya ke komputer atau program komputer, seperti yang ditetapkan oleh model klien-server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer yang didedikasikan untuk menjalankan program server database. Database sistem manajemen database yang sering menyediakan fungsi server, dan beberapa DBMSs (misalnya, MySQL) secara eksklusif bergantung pada model klien-server untuk akses data. Dalam model Master-Slave, Database master adalah server pusat dan lokasi utama data sementara Database slave master akan disinkronkan backup dari master yang bertindak sebagai proxy.

Sumber :

Senin, 30 Januari 2017

Fitur Antarmuka Telematika

Fitur Antarmuka Telematika

Di dalam telematika terdapat beberapa fitur antarmuka antara lain :
1.      Head Up Display System
2.      Tangible User Interface
3.      Computer Vision
4.      Browsing Audio Data
5.      Speech Recognition
6.      Speech Synthesis

Dari fitur-fitur di atas tadi urainya seperti dibawah ini :

Head Up Display System
Head Up Display (HUD) adalah suatu tampilan yang transparan dimana dia menampilkan data tanpa mengharuskan  user untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal mula nama dari fitur ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.

Tangible User Interface
Tangible User Interface(TUI), merupakan suatu antarmuka yang memungkinkan seseorang bisa berinteraksi dengan suatu informasi digital lewat lingkungan fisik. Salah satu perintis TUI adalah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan yang istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.

Computer Vision
Computer Vision yaitu suatu ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Computer vision dimanfaatkan juga untuk membangun teori kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra(gambar) yang ditangkap dalam berbagai bentuk seperti urutan video, pandangan dari kamera yang diambil dari berbagai sudut dan data multi dimensi yang didapatkan dari hasil pemindaian (scan) medis. Computer vision juga berusaha untuk mengintegrasikan model dan teori untuk pembangunan sistem visi komputer.

Browsing Audio Data
Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera.
Speech Recognition
Sistem ini dipakai untuk mengubah suara menjadi tulisan, dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition) dengan system tadi computer dapat mendeteksi sebuah suara yang mana dari suara tadi akan di ubah menjadi tulisan. Dengan adanya system ini si user tidak perlu melakukan pengetikan untuk mengetik suatu kalimat tadi cukup membunyikan kata itu maka computer secara otomatis menulis apa yang anda ucapkan. Dan ini juga digunakan (voice recognition) yang digunakan untuk mengidentifikasi siapa yang membunyikan kata itu saat user berbicara jadi suara user akan dikenali berasal dari siapa dengan alat ini dan Istilah “Speech Recognition” digunakan untuk mengidentifikasi apa yang diucapkan oleh user.

Speech Synthesis
Speech synthesis adalah hasil dari kecerdasan buatan dari pembicaraan yang dilakukan oleh manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat juga diintegrasikan pada suatu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Sistem text to speech (TTS) digunakan untuk merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.