Minggu, 20 November 2016

Teknologi Wireles dan Terminal

Jaringan Wireless
Jaringan wireless adalah jaringan yang mengkoneksikan dua komputer atau lebih menggunakan sinyal radio, yang cocok digunakan untuk berbagi file, printer, atau akses Internet.
Jika ingin mengkoneksikan dua komputer atau lebih di lokasi yang tidak mungkin untuk memasang kabel jaringan, sebuah jaringan wireless (tanpa kabel) mungkin cocok untuk diterapkan. Setiap PC pada jaringan wireless dilengkapi dengan sebuah radio tranceiver, atau biasanya disebut adapter atau kartu wireless LAN, yang akan mengirim dan menerima sinyal radio dari dan ke PC lain dalam jaringan.
Kelebihan yang ditawarkan wireless :
1. Mobilitas
2. Kecepatan Instalasi
3. Fleksibilitas Tempat
4. Jangkauan luas
5. Biaya pemeliharannya murah
6. infrastrukturnya berdimensi kecil.
7. mudah dikembangkan.
8. mudah & murah untuk direlokasi dan mendukung portabelitas.
Kelemahan teknologi wireless.
1.    Transmit data kecil.
2.    Alatnya cukup mahal.
3.    Mudah terjadi gangguan antara pengguna yang lain ( Interferensi Gelombang ).
4.    Kapasitas jaringan terbatas.
5.    Keamanan data kurang terjamin.
6.    Intermittence ( sinyal putus-putus ).
Cara Kerja Wireles
Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke penerima melalui free space, pantulan-pantulan, difraksi, line of sight dan obstructed tiap sinyal (pada jalur yang berbeda-beda) memiliki level kekuatan, delay dan fasa yang berbeda-beda.
Terminal
Peralatan yang mengakses layanan melalui jaringan yang sifatnya remote atau terpisah melalui sebuah saluran telekomunikasi. Linux memiliki enam terminal atau konsol ketika berjalan dalam modus teks. Artinya, dapat menjalankan aplikasi atau kegiatan berbeda-beda untuk tiap terminal dan dalam waktu bersamaan.
Cara Kerja Terminal
Terminal secara umum adalah untuk menampilkan data atau aplikasi berbasis windows dan terhubung dengan sebuah host. Adanya terminal memungkinkan data yang ditampilkan pada layar,sehingga terminal juga disebut sebagai CRT (Cathode Ray Tube) , VDT (Video Display Terminal) .


Layanan Telematika

Layanan Telematika
Layanan Jaringan Telematika adalah kegiatan penyediaan konektivitas dasar dan bandwidth yang mendukung beragam aplikasi dan memungkinkan komunikasi antar jaringan. Penyelenggaraan Layanan Jaringan Telematika adalah kegiatan penyediaan layanan aplikasi telematika yang terdiri aplikasi pendukung kegiatan bisnis dan aplikasi penyebaran konten dan informasi.

Layanan Telematika di Bidang Layanan Informasi
Layanan informasi adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat mengolah dan memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Layanan informasi menjadikan individu mandiri yaitu memahami dan menerima diri dan lingkungan secara positif, objektif dan dinamis, mampu mengambil keputusan, mampu mengarahkan diri sesuai dengan kebutuhannya tersebut dan akhirnya dapat mengaktualisasikan dirinya. Contoh penggunaan telematika di bidang layanan informasi yaitu informasi perkiraan cuaca.
Layanan Telematika di Bidang Layanan Keamanan
Layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakan keamanan informasi dan data. Layanan ini terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditing. Layanan ini melindungi sebuah informasi maupun data agar tidak mudah diambil atau diakses oleh pihak lain yang tidak berwenang.
 Peningkatan keamanan jaringan dapat dilakukan terhadap:
a.     Rahasia (Privacy).
b.    Keterpaduan Data (Data Integrity).
c.     Keaslian (Authenticity).
d.     Convert Channel.

Layanan Telematika di Bidang Layanan Context Aware dan Event Based
Context awareness  dan event base merupakan kemampuan sebuah sistem untuk memahami user, network, lingkungan, dan dengan demikian dapat melakukan adaptasi yang dinamis sesuai kebutuhan. Karakteristik dari user, network dan lingkungan disebut konteks.
Menurut Albrecht Schmidt ada tiga hal yang menjadi perhatian pada sistem context-aware, yaitu:
a.      The acquisition of context
b.      The abstraction and understanding of context
c.       Application behavior base on the recognized context

Layanan Telematika di Bidang Layanan Perbaikan Sumber
Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola,  pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga  pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.