Selasa, 14 April 2015

Kepemimpinan

Pengertian Kepemimpinan

Menurut Tead Terry Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.

Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.

Menurut Moejiono (2002) memandang bahwa leadership tersebut sebenarnya sebagai akibat pengaruh satu arah, karenapemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya. Para ahli teori sukarela (compliance induction theorist) cenderung memandang leadership sebagai pemaksaan atau pendesakan pengaruh secara tidak langsung dan sebagai sarana untuk membentuk kelompok sesuai dengan keinginan pemimpin (Moejiono, 2002).
Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kepemimpnan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.

Tipe- Tipe Kepemimpinan
Ada enam tipe kepemimpinan yang diakui keberadaannya secara luas.

1) Tipe Pemimpin Otokratis
Yaitu seorang pemimpin yang otokratis adalah seorang pemimpin yang:

>> Menganggap organisasi sebagai milik pribadi.
>> Mengidentikan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi.
>> Menganggap bawahan sebagai alat semata- mata.
>> Tidak mau menerima kritik, saran, dan pendapat.
>> Terlalu bergantung kepada kekuasaan formalnya.
>> Dalam tindakan penggerakannya sering mempergunakan pendekatan yang
     mengandung unsur paksaan dan punitif (bersifat menghukum).

2) Tipe Militeristis
Yaitu seorang pemimpin yang bertipe militeristis adalah seorang pemimpin yang memiliki sifat- sifat:

>> Sering mempergunakan sistem perintah dalam menggerakkan bawahannya.
>> Senang bergantung pada pangkat dan jabatan dalam menggerakkan bawahannya.
>> Senang kepada formalitas yang berlebih- lebihan.
>> Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan.
>> Sukar menerima kritikkan dari bawahan.
>> Menggemari upacara- upacara untuk berbagai acara dan keadaan.

3) Tipe Paternalistis
Yaitu seorang pemimpin yang:

>> Menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa.
>> Bersikap terlalu melindungi.
>> Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan
      dan inisiatif.
>> Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan daya
      kreasi dan fantasinya.
>> Sering bersikap maha tahu.

4) Tipe Kharismatis
Hingga kini para pakar belum berhasil menemukan sebab- sebab mengapa seorang pemimpin memiliki kharisma, yang diketahui adalah bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya sangat besar. Karena kurangnya pengetahuan tentang sebab musabab seorang menjadi pemimpin yang kharismatis, maka sering dikatakan bahwa pemimpin yang demikian diberkahi dengan kekuatan gaib (supernatural powers).

5) Tipe Laissez Faire
Yaitu seorang yang bersifat:

>> Dalam memimpin organisasi biasanya mempunyai sikap yang permisif, dalam arti
      bahwa para anggota organisasi boleh saja bertindak sesuai dengan keyakinan dan
      hati nurani, asal kepentingan bersama tetap terjaga dan tujuan organisai tetap
      tercapai.


>> Organisasi akan berjalan lancar dengan sendirinya karena para anggota organisasi
      terdiri dari orang- orang yang sudah dewasa yang mengetahui apa yang menjadi
      tujuan organisasi, sasaran yang dicapai, dan tugas yang harus dilaksanakan oleh
      masing- masing anggota.
>> Seorang pemimpin yang tidak terlalu sering melakukan intervensi dalam kehidupan
      organisasional.
>> Seorang pemimpin yang memiliki peranan pasif dan membiarkan organisasi
      berjalan dengan sendirinya.

6) Tipe Demokratis
Yaitu tipe yang bersifat:

>> Dalam proses penggerakkan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa
      manusia adalah makhluk termulia di dunia.
>> Selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan
      kepentingan dan tujuan pribadi dari para bawahannya.
>> Senang menerima saran, pendapat bahkan kritik dari bawahannya.
>> Selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses dari padanya.
>> Selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan kerja tim dalam usaha mencapai
      tujuan.
>> Berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin.
>> Para bawahannya dilibatkan secara aktif dalam menentukan nasib sendiri melalui
      peran sertanya dalam proses pengambilan keputusan.


Tokoh pemimpin yang akan saya bahas adalah Abraham samad dari Indonesia dan  Hu Jintao dari china. kedua tokoh ini sama-sama berhasil membersihkan korupsi di negaranya.

Profil
Nama Lengkap        :Dr. Abraham Samad S.H M.H
Lahir                      : Makasar 27 November 1966
Lulusan                  : Universitas Hasanudin
Profesi                   : Advokat
Agama                   : Islam

Id.wikipedia.org/wiki/Abraham_Samad





Abraham samad sendiri telah banyak menangkap banyak koruptor di masa jabatan nya.sebelum ia menjabat sebagai ketua KPK beliau mendirikan LSM yang di beri nama Anti Coruption Committee atau disingkat ACC .ACC bergerak di dalam kegiatan pemberantasan korupsi. setelah di  KPK Abraham samad banyak menangkap koruptor-koruptor kelas kakap. Mulai dari menteri, Jendral Polisi dan bahkan ketua umum pemenang pemilu karena terbukti  melakukan korupsi.( m.covesia.com/berita/9049).

Profil
Nama Lengkap        : Hu Jintao
Lahir                      : Jiangyan 21 Desember 1942
Lulusan                  : Universitas Tsinghua
Profesi                   : Teknisi Hidraulik
Agama                   : Atheisme

Id.wikipedia.org/wiki/Hu_Jintao






Hu Jintao adalah tokoh pemimpin china yang menentang keras kejahatan korupsi ,saking menentangnya Hu jintao bersedia menyediakan seribu peti mati untuk para koruptor dan satu peti untuk dirinya sendiri jika terbukti melakukan korupsi. Jadi di china sangat serius memberantas korupsi  karena hukuman untuk para koruptor pun yaitu hukuman mati.(selasarselusur.blogspot.com/2013/07/hu-jintao-koruptor-harus-diadili-tanpa.html)