Selasa, 18 Oktober 2016

Telematika

Pengertian Telematika
Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Telematika di ambil dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Jadi pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. 

Sejarah telematika
Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L’informatisation de la Societe. Sedangkan pertama kali istilah Telematika digunakan di Indonesia adalah pada perubahan nama salah satu laboratorium telekomunikasi di ITB pada tahun 1978. Yang menjadi cikal bakal Laboratorium Telematika berawal pada tahun 1960-an. Sempat berganti nama mulai dari Laboratorium Switching lalu menjadi Laboratorium Telekomunikasi Listrik. Seiring berjalanya waktu, pada tahun 1978 dilakukan lagi perubahan nama menjadi Laboratorium Telematika. Ketika itu, nama Telematika tidak sepopuler seperti sekarang. Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital.

Perkembangan Telematika
Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun dapat di definisikan tergantung kepada ruang lingkup dan sudut pandang pemakaiannya. Saat ini banyak bidang yang memanfaatkan Telematika, seperti bidang telekomunikasi yang berfokus pada pertukaran data lewat telepon, saluran TV, radio, dan media lainnya. bahkan sistem navigasi secara realtime berbasis satelit yang disebut GPS (Global Positoning System). Dalam penerapannya, telematika menggunakan teknologi pengiriman, penerimaan, dan penyimpanan informasi melalui perangkat telekomunikasi untuk melakukan kontrol pada objek jarak jauh.

Trend kedepan Telematika
Trend telematika di Indonesia pada umunya akan berkembang dengan pesat seiring berkembangnya teknologi informasi. Saat ini tidak harus bersusah payah untuk menghubungi kerabat, teman atau keluarga mereka atau hanya sekedar mencari  informasi.  Mereka sudah bisa mendapatkan informasi melalui fasilitas telepon, internet dan dapat melihatnya melalui televisi. Trend tersebut akan berkembang lebih pesat lagi bila diimbangi dengan sumber daya manusianya. Pada prinsipnya berbagai jenis usaha di bidang telematika dapat di bedakan menjadi berbagai jenis usaha yang sifatnya modular tidak terlalu tergantung satu dengan lainnya.
Lima kelompok industri yang berperan besar dalam perkembangan trend telematika ke depan diantaranya:
1.      Infrastruktur Telekomunikasi (biasanya resiko bisnis paling besar).
2.      Infrastruktur Internet (biasanya resiko bisnis sedang & rendah).
3.      Hosting service (biasanya resiko bisnis rendah).
4.      Transaction type service (biasanya resiko bisnis rendah).
5.      Content / knowledge producer (biasanya resiko bisnis rendah).

Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar